Anak 4 Tahun Tewas di Istana Balon Sungai Penuh, Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Fatal

Penulis : Redaksi
Senin, 1 Desember 2025 - 13:09 WIB

Foto : Suasana Istana Balon Lapangan Merdeka (Polri)

Foto : Suasana Istana Balon Lapangan Merdeka (Polri)

Penulis : Redaksi

KERINCI — Suasana di Lapangan Merdeka Desa Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, mendadak gempar ketika seorang anak laki-laki berusia 4 tahun berinisial G ditemukan meninggal di dalam wahana istana balon pada Minggu malam, 30 November 2025 sekitar pukul 21.00 WIB.

Kronologi Kejadian

G bermain di wahana istana balon milik Fatman Jaya (41), seorang ASN yang mengelola arena tersebut. Ketika jam operasional selesai, Fatman langsung mengempeskan dan melipat istana balon tanpa mengecek kondisi bagian dalam.

Baca Juga :  Agus Tertangkap, Tim Macan Kincai Bergerak ke Malaysia untuk Penjemputan

Beberapa menit kemudian, orang tua G datang dan mencari keberadaan anak mereka. Setelah mendengar penjelasan keluarga korban, Fatman membuka kembali balon yang sudah terlipat dan menemukan G dalam keadaan tidak sadar.

Keluarga membawa G ke Rumah Sakit DKT Sungai Penuh, tetapi dokter menyatakan G meninggal saat tiba di rumah sakit.

Keluarga melaporkan kejadian ini ke Polres Kerinci pada 30 November 2025. Setelah menerima laporan, penyidik langsung memulai penyelidikan.

Polisi Ambil Langkah Cepat

Kasat Reskrim Polres Kerinci menegaskan bahwa tim penyidik bergerak aktif untuk mengungkap kasus ini.
“Kami memeriksa lokasi, memasang garis polisi, meminta keterangan saksi, mengumpulkan dokumen medis, dan meminta klarifikasi dari pemilik wahana. Kami terus menilai apakah tindakan dalam kejadian ini mengandung unsur kelalaian atau pelanggaran pidana,” ujarnya.

Baca Juga :  Positif Narkoba, Polisi Amankan Dua Wanita Pemandu Karaoke dan Pria Penata Rias

Kapolres Kerinci menyampaikan duka cita kepada keluarga korban dan mengingatkan seluruh pengelola wahana bermain agar mengutamakan keselamatan.
“Kami meminta seluruh pengelola wahana anak memperketat standar keamanan. Setiap arena harus berada dalam kondisi aman sebelum dipakai maupun saat ditutup,” tegasnya.

Polres Kerinci terus mengembangkan penyelidikan dan berencana menyampaikan perkembangan terbaru melalui Humas Polres Kerinci.(lie)

Berita Terkait

Pemprov Jambi Apresiasi Walhi Memberi Manfaat Bagi Masyarakat Jambi
Kawasan Perladangan Warga Pondok Tinggi Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda 6. Warga Minta Fikar – Yos Lanjutkan Pembangunan
Keseriusan Gubernur Al Haris Dalam Mengatasi Permasalahan Angkutan Batu Bara Mulai Tunjukan Hasil
Pj Bupati asraf Resmikan Gedung Seni dan Olahrag Karang Taruna Desa Pendung Tengah

Berita Terkait

Kamis, 14 Maret 2024 - 18:38 WIB

Pemkab Merangin Siap-siap Terima CPNS 2024

Senin, 3 Januari 2022 - 16:15 WIB

HAB ke-76 Kemenag, Bupati Mashuri Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:03 WIB

Wako Launching Gerakan Nasional 10 Juta Bendera Merah Putih di Hari Pramuka ke-64

Sabtu, 16 September 2023 - 07:55 WIB

Gubernur Al Haris Paparkan Permasalahan Batubara ke KPK

Berita Terbaru