Bupati M. Syukur Ungkap Strategi APBD Merangin 2026 di Hadapan DPRD

Penulis : Redaksi
Sabtu, 29 November 2025 - 15:45 WIB

Foto : Bupati Merangin M.Syukur (Kominfo)

Foto : Bupati Merangin M.Syukur (Kominfo)

Penulis : Redaksi

MERANGIN Bupati  M. Syukur, memberikan jawaban langsung atas seluruh pandangan fraksi DPRD terkait Nota Keuangan dan RAPBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna, Jumat malam (28/11). Ia memulai pemaparan dengan menguraikan kondisi keuangan daerah dan strategi Pemerintah Kabupaten Merangin dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang cukup tajam.

Bupati menegaskan bahwa Pemkab tetap menjaga komitmen menjalankan program prioritas visi “Merangin Baru”, meski anggaran mengalami tekanan berat. TKD dari Pemerintah Pusat turun sekitar Rp247 miliar, sehingga Pemkab harus memangkas berbagai alokasi non-esensial.

“Kami mengurangi perjalanan dinas, menahan kegiatan seremonial, dan mengalihkan anggaran ke sektor prioritas,” tegas M. Syukur.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab kini mengatur alokasi anggaran per OPD berdasarkan skala prioritas. Fokus utama mencakup Standar Pelayanan Minimal (SPM) di sektor pendidikan dan kesehatan, belanja wajib dan mengikat, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Fokus Infrastruktur

Di sektor infrastruktur, Pemkab mengarahkan belanja pembangunan dan perbaikan sebesar 16,09% dari total belanja daerah di luar belanja transfer. Anggaran untuk jalan dan jembatan mencapai 22,46% dari total porsi infrastruktur pelayanan publik. Bupati menekankan bahwa pembangunan berjalan secara proporsional dan berkeadilan, terutama di wilayah yang aksesnya buruk atau mengalami kerusakan berat.

Pendidikan dan Kesehatan Tetap di Puncak Prioritas

Anggaran kesehatan mencapai sekitar Rp255,5 miliar, yang dialokasikan untuk peningkatan fasilitas puskesmas dan rumah sakit, pengadaan obat, serta penguatan SDM kesehatan. Sektor pendidikan juga mendapat porsi besar demi memenuhi SPM.

Strategi Mengurangi Ketergantungan pada TKD

Pemkab mulai mendorong kemandirian fiskal melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan empat langkah utama:

  1. Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah.

  2. Hilirisasi produk unggulan, terutama pertanian, perkebunan, dan peternakan.

  3. Penguatan sektor pariwisata untuk menambah pemasukan.

  4. Optimalisasi kinerja BUMD, termasuk penyertaan modal dan subsidi agar mampu menyumbang PAD lebih besar.

Soal Penurunan TPP ASN

Bupati juga mengulas kebijakan penurunan TPP ASN sebesar 50%. Ia memastikan bahwa Pemkab tetap menjaga performa aparatur melalui pengawasan ketat, evaluasi rutin, dan sistem promosi berbasis merit.

Penguatan Tata Kelola

Bupati menutup paparan dengan komitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. “Kami menjalankan pengadaan barang dan jasa berkapasitas besar melalui SPSE dan menggandeng APIP, BPKP, serta BPK dalam proses audit,” ujarnya.(lie)

Berita Terkait

Forum Kades Bantah Klaim Dukungan ke Bacabup Kerinci, Tuntut Video Permintaan Maaf
Penuh Semangat, Emak-Emak di Kelurahan Sungaipenuh Senam 2 Jari Bersama Fikar-Yos
Diduga Ditinggalkan, Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Siulak Mukai
Al Haris,Pemerintah Provinsi Jambi Komitmen Dengan Pemberantasan Korupsi

Berita Terkait

Kamis, 19 Januari 2023 - 09:18 WIB

Wagub Sani: Pemprov Jambi Sampaikan Usulan Langkah Strategis Atasi Kemacetan Batu Bara

Sabtu, 5 Februari 2022 - 17:20 WIB

Gubernur Al Haris Meletakan Batu Pertama Mesjid Al Azhar

Jumat, 4 Juli 2025 - 05:56 WIB

Monadi Temui Kemendikdasmen, Dorong Percepatan Pembangunan Pendidikan di Kerinci

Selasa, 28 Oktober 2025 - 07:44 WIB

Kecelakaan Tunggal, Mobil Kadis Pariwisata Sungai Penuh Tabrak Pembatas Gorong-Gorong

Berita Terbaru

Daftar kode redeem Genshin Impact hari ini 8 Januari 2026 terbaru

Teknologi

Update Game! Ini Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini

Kamis, 8 Jan 2026 - 14:47 WIB