Festival Gandrung Sewu 2025, Ribuan Penari Guncang Pantai Boom Banyuwangi

Penulis : Redaksi
Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:00 WIB

Foto : Festival Gandrung Sewu. (Dok ;Diskominfo Banyuwangi)

Foto : Festival Gandrung Sewu. (Dok ;Diskominfo Banyuwangi)

Penulis : Redaksi

BANYUWANGI – Ribuan penari Gandrung mengguncang Pantai Marina Boom Banyuwangi dalam Festival Gandrung Sewu 2025 yang berlangsung 23–25 Oktober. Festival tahunan ini menampilkan kolaborasi seni, musik, dan budaya Osing yang menjadi kebanggaan masyarakat Banyuwangi.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar festival ini untuk mengangkat kekayaan tradisi lokal dan memperkuat posisi Banyuwangi sebagai kota festival. Tahun ini, tema “Harmoni Budaya Blambangan” menggambarkan semangat gotong royong dan persaudaraan antarwarga.

Suara gamelan berpadu dengan lenggok para penari yang mengenakan kebaya, selendang berwarna cerah, dan mahkota khas Gandrung. Panorama Selat Bali di latar belakang menambah keindahan pertunjukan kolosal tersebut.

Baca Juga :  Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno Kunjungi Kerinci

“Festival ini bukan hanya hiburan, tapi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta pada budaya Banyuwangi,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Banyuwangi.

Rangkaian Acara Festival Gandrung Sewu 2025

  • 23 Oktober: Pembukaan dan malam musik budaya Blambangan.

  • 24 Oktober: Gladi bersih terbuka dan prosesi sakral Meras Gandrung.

  • 25 Oktober: Puncak acara, sekitar 2.000 penari Gandrung menari serempak di atas pasir Pantai Boom.

Baca Juga :  Zamhuri Resmi Dilantik Menjadi Komisioner Bawaslu Kerinci,Gantikan Taufik Harun

Tari Gandrung lahir dari rasa syukur masyarakat Banyuwangi setelah panen. Penari wanita profesional memimpin pertunjukan dengan iringan gamelan Osing yang memadukan unsur Jawa dan Bali.

Festival ini selalu menarik ribuan wisatawan lokal dan mancanegara. Selain menikmati pertunjukan, pengunjung juga menjelajahi kuliner dan panorama laut Banyuwangi.

Bagi warga Banyuwangi, Gandrung Sewu bukan sekadar tarian. Ia menjadi simbol semangat, kebanggaan, dan identitas budaya yang terus hidup di Bumi Blambangan.(lie)

Berita Terkait

Mengungkap Sejarah dan Misteri Pulau Komodo, Rumah Sang Naga Purba
Dari Uang Rp5.000 ke Dunia Nyata: Gunung Kelimutu dan Pesonanya yang Tak Pernah Pudar
Traveler Hemat Wajib Tahu! Penginapan Murah Bandung Dekat Pusat Kota
Putrajaya IKN Nya Malaysia,Kota Modern yang Menyatukan Alam dan Arsitektur Megah

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:00 WIB

Putrajaya IKN Nya Malaysia,Kota Modern yang Menyatukan Alam dan Arsitektur Megah

Minggu, 30 Maret 2025 - 11:08 WIB

Libur Lebaran di Kabupaten Kerinci: 8 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

Selasa, 1 April 2025 - 14:59 WIB

Rekomendasi Penginapan Pemandangan Cantik di Kerinci,Saat Liburan Lebaran

Selasa, 13 September 2022 - 18:02 WIB

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno Kunjungi Kerinci

Berita Terbaru