Fikar Azami: Kami Ingin Bersosialisasi Bukan Mengintimidasi, Kami Ingin Merangkul Bukan Memukul

Penulis : Redaksi
Sabtu, 14 November 2020 - 07:01 WIB

Penulis : Redaksi

KORIDORNEWS.ID, SUNGAIPENUH – Penghadangan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab hingga terjadi aksi pelemparan terhadap massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh, Fikar Azami-Yos Adrino di Kota Baru, sama sekali tidak menghilangkan kearifan Cawako Fikar Azami.

Ini terlihat dari unggahan Fikar di akun Instagram pribadinya. Tidak ada sama sekali nada emosi dalam unggahan itu, apa lagi menjustifikasi pihak-pihak tertentu, justru pesan damai yang ia gaungkan.

Unggahan video beserta caption itu sudah ditonton lebih dari 1.500 orang.

Berikut kutipan caption tersebut:

“Jangan rusak demokrasi. Kami hanya ingin bersosialisasi, bukan mengintimidasi, kami hanya ingin merangkul, bukan memukul, kami hanya ingin blusukan bukan melakukan kekerasan. Mari kita dewasa dalam berdemokrasi, jangan pernah halalkan kekerasan, jangan pernah halalkan caci maki, jangan pernah halalkan intimidasi. Kita semua bersaudara. Kita semua adalah masyarakat Sungai Penuh yang menginginkan Pilkada aman dan damai,” (*/nun)

Berita Terkait

Wako Alfin Ultimatum OPD: Jangan Lamban, Tuntaskan Masalah Kota
DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna HUT Ke-14 Kota Sungai Penuh
Masyarakat, Kaum 4 Jenis dan Pelaku UMKM Desa Talang Lindung Siap Menangkan Fikar-Yos
Program Konkret AZAS untuk Kota Sungaipenuh Tak Jelas, Janji Perubahan Dinilai Hanya “Pemanis”

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 18:26 WIB

Jalan Menuju Objek Wisata Bukit Khayangan Putus,Warga RKE Terisolir

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:20 WIB

Upgrading Tenaga Pendidik dan Transformasi STKIP ke Universitas Muhammadiyah Kerinci Didukung Walikota

Senin, 1 Agustus 2022 - 11:09 WIB

DPRD Kota Sungaipenuh Terima Aksi Masa Warga Sungai Ning Terkait TPAS RPT

Kamis, 21 Maret 2024 - 11:01 WIB

Peduli Pesisir Selatan: Walikota Sungai Penuh Kirim Bantuan Pasca Banjir Bandang

Berita Terbaru