Lubang Buaya, Saksi Bisu Pembunuhan 7 Jenderal Saat Gerakan 30 September 1965

Penulis : Redaksi
Rabu, 7 Oktober 2020 - 13:02 WIB
Penulis : Redaksi

Jakarta Timur menjadi bagian dari sejarah kelam bangsa Indonesia. Di lokasi itulah, 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD dibunuh dan dibuang di sumur berdiameter 75 sentimeter dengan kedalaman 12 meter.

Mereka yang selanjutnya disebut Pahlawan Revolusi gugur akibat kekejaman Gerakan 30 S PKI (G30S/PKI). Gerakan itu merupkan peristiwa tragis dalam rentang waktu 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Sebelum peristiwa mengenaskan itu terjadi, Partai Komunis Indonesia (PKI) telah melakukan beberapa persiapan. Mulai dari melatih Pemuda Rakyat dan Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani).

Pemuda Rakyat merupakan organisasi sayap kanan dari PKI. Dikutip dari Victor M Fic, Kudeta 1 Oktober 1965: Sebuah Studi Tentang Konspirasi (2005), Ketua Komite Jakarta Raya PKI, Njono kala itu berencana mengerahkan kekuatan para militer cadangan yang terdiri dari 2.000 anggota Pemuda Rakyat untuk membantu menghabisi para jenderal.

Sebanyak 2.000 anggota Pemuda Rakyat bahkan telah menjalani latihan militer oleh Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) di Lubang Buaya. John Roosa dalam bukunya yang berjudul Dalih Pembunuhan Massal, menyatakan bahwa Lubang Buaya dulunya merupakan kawasan kebun karet yang tak berpenghuni.

John Roosa menuliskan, sejumlah pasukan berkumpul di Lubang Buaya pada 30 September malam. Mereka mendapat perintah untuk menculik tujuh jenderal yang diduga anggota Dewan Jenderal.

Dewan Jenderal adalah sebuah nama yang ditujukan untuk menuduh beberapa jenderal TNI AD yang akan melakukan kudeta terhadap Presiden Soekarno pada Hari ABRI, 5 Oktober 1965.

Berita Terkait

Cuaca Panas Menyengat di Jawa hingga Bali, BMKG Jelaskan Penyebab
Kesulitan Pasokan, SPBU Shell Batasi Layanan dan Rumahkan Pegawai
Kemnaker Tegaskan Belum Ada Jadwal Pencairan BSU Oktober 2025
Komjen Rudy Heriyanto,Satu Satunya Jendral Bintang Tiga Non Akpol Bergelar Profesor

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 16:00 WIB

Setelah Aceh, Batam Menyusul! Amran Kembali Tindak Beras Ilegal Puluhan Ton

Minggu, 25 Mei 2025 - 17:51 WIB

Korpri Usul Batas Pensiun ASN Jadi 70 Tahun

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 12:52 WIB

Tata Layanan Publik Berbasis Digital di 76 Tahun Kemenkumham

Rabu, 17 September 2025 - 16:18 WIB

Putra Jambi Afriansyah Noor Kembali Dilantik Sebagai Wamenaker

Berita Terbaru