SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menyusun langkah strategis pembangunan masa depan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Bertempat di Aula Kantor Wali Kota pada Selasa (20/1/2026), agenda ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 mengenai RPJMD 2025–2029.
Selanjutnya, pemerintah mengusung tema besar “Digitalisasi Pelayanan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia” sebagai komitmen meningkatkan daya saing daerah. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pemangku kepentingan turut menandatangani berita acara forum sebagai simbol kesepakatan kolektif dalam membangun Kota Sungai Penuh.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menegaskan bahwa forum ini merupakan instrumen krusial untuk menciptakan kebijakan yang partisipatif. Ia berharap masukan dari berbagai pihak dapat memastikan program pembangunan tetap tepat sasaran.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi. Fokus utama kami adalah digitalisasi dan kualitas SDM guna mewujudkan pelayanan publik yang cepat serta transparan,” ujar Wawako Azhar saat membuka acara.
Selain itu, Azhar menekankan pentingnya sosialisasi Perda RPJMD 2025–2029 untuk menyatukan visi seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, sinkronisasi program menjadi kunci utama agar target pembangunan “Kota Sungai Penuh Juara” dapat terealisasi secara maksimal.
Maka dari itu, Pemkot Sungai Penuh berharap dokumen RKPD 2027 mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas. Agenda ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Hutri Randa, para kepala OPD, akademisi, pimpinan BUMN/BUMD, hingga perwakilan Forum Milenial Juara.***


















