Billy Mambrasar menyarankan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk terus membuat inovasi dalam sistem pembelajaran di tengah pandemi corona. Menurut dia, sistem belajar online atau daring yang saat ini, sulit di jalani sejumlah siswa yang mempunyai akses terbatas.
“Dampak Covid-19 ini terjadi di seluruh dunia terhadap pendidikan dan hampir seluruh sekolah menerapkan sistem daring. Maka, Jika kita tidak melakukan solusi yang benar, tentu akan menggagalkan bonus demografik yang terjadi,” ungkap Billy saat mengisi Webinar BMN Seri-4 dengan mengusung tema “Solusi Efektif Pendidikan Nasional Era Pandemi COVID-19,”.
Sebagai Duta DGs Indonesia, Billy merekomendasikan penggunaan anggaran yang tadinya di arahkan untuk pembangunan infrastruktur fisik, di arahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan berbasis digital.
Selain itu, Billy juga memberikan rekomedasi solusi untuk menciptakan karakter bangsa yang terus berinovasi, untuk mendorong Indonesia berubah dari negara menengah, menjadi negara maju.
“Saya Sejalan dengan apa yang disampaikan Mas Menteri, bahwa seluruh elemen pendidikan di Indonesia dapat bahu membahu berkolaborasi untuk keluar dari krisis yang ada ini. Kita semua bekerja keras mendukung arahan Pak Presiden, untuk menyediakan pendidikan yang terbaik, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat,” kata pria asal Papua itu.