Merangin Geliatkan Wisata, Gali Potensi Desa Tertinggal

Penulis : Redaksi
Rabu, 6 Maret 2024 - 21:31 WIB

Penulis : Redaksi

Jakarta – Selain Geopark Merangin-Jambi yang sudah membuming hingga seantero jagat, Kabupaten Merangin juga menggeliatkan sektor wisatanya dengan menggali potensi desa tertinggal.

 

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Pj Bupati Merangin H Mukti, saat dialog pada program Nusaraya, di Studio Nusaraya Gedung Kompas Gramedia Unit II Lt 5 Jakarta Pusat, Rabu (6/3).

 

Dicontohkan H Mukti, Desa Pulau Bayur Kecamatan Pamenang Selatan misalnya. Desa tersebut merupakan desa tertinggal di Kabupaten Merangin, namun setelah potensinya digali ternyata kaya akan wisata alamnya.

 

‘’Desa Pulau Bayur merupakan desa tertinggal yang sekarang menjadi desa wisata. Desanya bersih, ada goa dan air terjun. Goa tersebut tempat bersembunyinya masyarakat dari kejaran tantara Belanda pada jaman dahulunya,’’ujar Pj Bupati.

 

Di desa yang terbelah dengan sungai tersebut, banyak terdapat sayur-sayuran, buah-buahan dan berbagai komoditi pertanian lainnya. Masyarakat Desa Pulau Bayur juga terkenal sangat ramah, sehingga siapa saja akan merasa nyaman di desa tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci dan Loka POM Gelar Penyebaran Informasi Penurunan Stunting ke Kecamatan

 

Selain itu, H Mukti juga memaparkan keberhasilan Kabupaten Merangin menekan angka Stunting, melalui bapak asuh Stunting. ‘’Kita libatkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi bapak asuh Stunting,’’terang Pj Bupati.

 

Setiap seminggu sekali para kepala OPD turun ke desa-desa memberikan asupan gizi berupa susu, telur dan makanan bergizi lainnya untuk anak-anak Stunting. Intervensi Stunting itu terus dilakukan, sampai anak tersebut bebas dari Stunting.

 

Pemkab Merangin terang H Mukti, juga gencar menekan angka kemiskinan ekstrim. Secara bertahap jumlah warga miskin semakin berkurang dengan menerapkan berbagai program yang terus diterapkan.

Baca Juga :  Prabowo Pangkas Antrean Haji dari 40 Tahun Jadi 26 Tahun, Bongkar Strateginya

 

Tidak hanya itu, Kabupaten Merangin juga terus berupaya mengendalikan inflasi. Warga diajak beramai-ramai menanam bawang merah, cabai dan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan perkarangan rumah.

 

Upaya tersebut mampu menekan terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok di pasaran, sehingga inflasi masih bisa dikendalikan. ‘’Kita juga lakukan Operasi Pasar di sejumlah pasar di ibukota kecamatan-kecamatan untuk menekan inflasi,’’jelas H Mukti.

 

Sedangkan komoditi unggulan Kabupaten Merangin lainnya ada sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan. Sub sektor perkebunan dengan banyak mengubah kebun karet menjadi kebun sawit.

 

Sub sektor perikanan komoditas unggulannya budidaya keramba, lubuk larangan dan budidaya ikan kolam. Sub sektor peternakan komoditasnya berupa kambing, sapi dan kerbau.(adv)

Berita Terkait

Bupati Merangin Serahkan SK P3K kepada 409 Orang
Golkar Beberkan 5 Catatan untuk Satu Tahun Pemerintahan Prabowo
DPRD Kota Sungai Penuh Laksanakan Rapat Pra Pembahasan 3 (Tiga) Ranperda
Sekda Sudirman Ingatkan ASN Tingkat Kedesiplinan

Berita Terkait

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 10:13 WIB

Gubernur Al Haris Berharap Program Dumisake Berjalan Keseluruhan

Kamis, 2 Februari 2023 - 21:01 WIB

Bamperda DPRD Kota Sungaipenuh Melaksanakan Kunker ke DPRD Kota Padang

Selasa, 19 Juli 2022 - 22:18 WIB

Al Haris Dampingi Kasad Jendral Dudung Resmikan Makorem 042 Garuda Putih

Senin, 5 Juni 2023 - 16:45 WIB

Gubernur Al Haris : Jalankan Amanah Masyarakat Dengan Baik

Berita Terbaru