Prabowo: Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Masa Depan Bangsa

Penulis : Redaksi
Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:59 WIB

Foto : Presiden Prabowo Subianto bersama Steve Forbes, Rabu 15 oktober 2025 (Dok : Seskab RI)

Foto : Presiden Prabowo Subianto bersama Steve Forbes, Rabu 15 oktober 2025 (Dok : Seskab RI)

Penulis : Redaksi

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah strategis pemerintah untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Program ini bukan hanya solusi atas persoalan gizi, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga : Prabowo Dorong Transformasi Sampah Perkotaan Jadi Energi Terbarukan

“Makan Bergizi Gratis pada dasarnya adalah penyediaan makanan bergizi tanpa biaya. Program ini lahir dari pengalaman saya selama bertahun-tahun berkampanye,” kata Presiden Prabowo saat berbicara dalam Forbes Global CEO Conference 2025 di Hotel The St. Regis, Jakarta, Rabu (15/10).

Presiden menuturkan, gagasan MBG berawal dari keprihatinannya terhadap banyak anak di berbagai daerah yang mengalami stunting dan kekurangan gizi. Dalam kunjungan ke desa-desa, ia sering menjumpai anak-anak dengan pertumbuhan yang jauh di bawah usia sebenarnya akibat kemiskinan dan keterbatasan asupan makanan.

Baca Juga :  Kode Redeem FF 6 Januari 2026 Terbaru Hari Ini, Hadiah Gratis

“Setiap kali saya datang ke desa, saya disambut anak-anak yang melambaikan tangan. Saya ajak bicara, dan sering terkejut ketika tahu usia mereka jauh lebih tua dari perkiraan saya. Dari situ saya melihat langsung kondisi stunting dan kemiskinan,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, sejumlah negara seperti India dan Brasil telah membuktikan bahwa program makan bergizi mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi besar. Ia menilai Indonesia memiliki kemampuan untuk menjalankan kebijakan serupa demi keberpihakan terhadap anak-anak dan masa depan bangsa.

Hingga pertengahan Oktober 2025, pemerintah membangun 11.900 dapur MBG yang setiap hari melayani 35,4 juta anak dan ibu hamil, atau sekitar 35 persen dari target nasional. Prabowo menyebut pemerintah terus memperkuat pengawasan dan standar operasional agar kualitas serta keamanan pangan tetap terjamin.

Baca Juga :  Pj Bupati Asraf Bersama Sejumlah Kepala Daerah Rakor Bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

“Tentu kami menghadapi kendala. Beberapa kasus keracunan makanan memang terjadi, tapi jumlahnya hanya sekitar 0,0007 persen dari total distribusi. Satu kasus pun tetap kami tindak tegas, karena kami bertekad memperbaikinya,” tegasnya.

Baca Juga : Purbaya Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN Tahun Depan

Prabowo menambahkan, program MBG tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Ribuan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil kini memperoleh pasar tetap untuk hasil produksi mereka, sehingga ekonomi berputar hingga ke tingkat desa.(lie)

Berita Terkait

KemenHAM Buka 500 Formasi PPPK , Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Terkaget Kaget 9 Jam Diperiksa Kejagung,Ahok Siap Bantu Bongkar
Haris – Sani Resmi Jabat Gubernur Jambi
250 Ton Beras Thailand Masuk Tanpa Izin, Mentan Amran Bongkar Dalang Impor Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:16 WIB

Lawan Kuota Hangus! Pasutri Ojol dan Pedagang Daring Gugat UU Cipta Kerja ke MK

Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:59 WIB

Purbaya Pertimbangkan Penurunan Tarif PPN Tahun Depan

Minggu, 6 April 2025 - 10:30 WIB

Tarif Listrik per 1 April 2025 Naik?Ini Rinciannya untuk Pelanggan Subsidi dan Non-Subsidi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 21:58 WIB

Ramai-ramai Gubernur Temui Menkeu Purbaya, Keluhkan Penurunan TKD

Berita Terbaru