JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan lampu hijau terhadap rencana pembangunan jalan tol di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengonfirmasi dukungan kepala negara tersebut setelah menyampaikan rencana strategis ini secara langsung.
“Saya sudah sempat menyampaikan (sounding) rencana tol Lembah Anai ini kepada Presiden, dan beliau sudah memberikan persetujuan,” ujar Dody dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Langkah pembangunan ini menjadi solusi permanen mengingat urgensi jalur Lembah Anai sebagai urat nadi penghubung Padang dan Bukittinggi. Kawasan tersebut sempat lumpuh total akibat terjangan banjir dan longsor hebat yang melanda Sumatera pada akhir November 2025 lalu. Oleh karena itu, pembangunan tol ini bertujuan untuk menciptakan jalur transportasi yang lebih aman dan tahan terhadap bencana.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, memaparkan bahwa pihaknya kini sedang memacu sejumlah tahapan teknis. Saat ini, tim ahli tengah fokus merampungkan tahapan pre-feasibility study (pra-studi kelayakan) serta penyusunan desain awal.
Selanjutnya, proyek ini harus melewati serangkaian prosedur ketat sebelum memasuki fase konstruksi. Tahapan tersebut meliputi studi kelayakan mendalam, analisis dampak lingkungan (Amdal), hingga penyiapan dinding penahan tanah (DPT). Setelah seluruh kajian teknis dan desain selesai, barulah Kementerian PU akan membuka proses lelang untuk memulai pembangunan fisik.
Selain fokus pada aspek teknis, Kementerian PU juga terus mengkaji beberapa skema pembiayaan yang paling efektif untuk merealisasikan proyek prestisius di ranah Minang tersebut.***


















