Satu Desa Di Merangin Berpeluang Jadi Desa Terbaik Nasiomal Penanganan Stunting

Penulis : Redaksi
Rabu, 27 Agustus 2025 - 21:33 WIB

Wabub Khafid Moin Berkunjung ke Desa Plakar Jaya

Wabub Khafid Moin Berkunjung ke Desa Plakar Jaya

Penulis : Redaksi

MERANGIN-Desa Plakar Jaya Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, berpeluang besar menjadi desa berkinerja terbaik di Indonesia, dalam praktik konvergensi penanganan Stunting tingkat nasional 2025.

Hal tersebut tersirat pada Verifikasi lapangan nominasi desa berkinerja baik dalam konvergensi penanganan Stunting tingkat nasional 2025, oleh Tim Pusat di Desa Plakar Jaya yang dihadiri Wabup Merangin H A Khafidh dan Sekda Fajarman, Rabu (27/8).

Baca Juga : Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Rakornas Produk Hukum Daerah di Kendari

Tim Penilai Pusat desa berkinerja baik konvergensi penurunan Stunting regional wilayah barat dari Direktorat Pengembangan Sosbud dan LDP Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT RI yang turun ke Plakar Jaya itu ada empat orang.

Keempat orang itu, Denny Irawan (Penelaah Teknis dan Kebijakan) sebagai Ketua Tim sekaligus mewakili Direktur Pengembangan Sosbud dan LDP Ditjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT RI.

Selain itu, Addin Suhargo (Tenaga Ahli Anggaran dan Keuangan) sebagai anggota Tim Penilai, Agung Muriana (Penelaah Teknis dan Kebijakan) sebagai anggota Tim Penilai dan Aries Isnaini (Staff Admin Iney) sebagai anggota Tim Penilai.

‘’Dari verifikasi yang kami lakukan, tadi dari data yang sebelumnya tidak ada, tapi tadi sudah tersedia, ini tentunya akan menambah nilai. Hasil verifikasi lapangan ini nanti akan digodok di Pusat,’’ujar Ketua Tim Penilai Denny Irawan.

Penelaah Teknis dan Kebijakan itu menjelaskan, dari 15 desa di Indonesia yang masuk nominasi desa berkinerja baik dalam konvergensi penanganan Stunting tingkat nasional 2025, harus diakui saingan terberat Desa Plakar Jaya adalah desa dari Jawa.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Launching Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Gambut

Namun demikian lanjut Denny Irawan, dengan berbagai potensi keunggulan yang dimiliki, Desa Plakar Jaya Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin Provinsi Jambi tentunya juga berpeluang besar menjadi salah satu desa yang terbaik.

Salah satu keunggulan Desa Plakar Jaya dalam konvergensi penanganan Stunting adalah, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, Desa Plakar Jaya berhasil menekan angka Stunting secara signifikan.

Pada 2023 tercatat enam kasus Stunting di 2024 berhasil turun menjadi empat kasus dan per-Juli 2025, angka tersebut kembali ditekan tinggal dua kasus. Capaian ini bukti nyata dengan komitmen, kolaborasi dan kerja keras bersama, Stunting dapat ditekan.

Selain itu melalui program Gaspul SAD (Gerakan stunting peduli Suku Anak Dalam) Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang menyasar masyarakat adat pedalaman, melalui pendekatan budaya dan pemberdayaan lokal mampu menurunkan Stunting.

Sedangkan inovasi yang dilakukan, dengan membuat bakso ikan lele dan eskirim daun kelor yang sangat digemari anak-anak, sehingga mampu memberikan asupan makanan bergizi kepada anak Stunting.

Tim Pusat tersebut, melakukan verifikasi data di Aula Desa Plakar Jaya dan melakukan verifikasi lapangan ke SMP Negeri 7 Merangin, melihat kolam pemeliharaan ikan lele dan meninjau dan berdialog langsung di pemukiman SAD di Desa Plakar Jaya.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Kerinci AKP Yudistira Bantah Isu Razia Sampai Desa Desa

Wabup H A Khafidh berterimakasih kepada Tim Penilai yang sudah bersedia turun langsung melihat sendiri kondisi Desa Plakar Jaya pada verifikasi yang dilakukan. Mudah-mudahan dengan bukti nyata itu, Plakar Jaya bisa menjadi desa terbaik nasional.

‘’Penilaian konvergensi penanganan Stunting ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah baik,’’ujar Wabup dibenarkan Sekda.

Sekda menambahkan, Tim Penilai mengakui tidak gampang membina SAD, tapi hal itu telah dilakukan dengan baik oleh Desa Plakar Jaya. ‘’Ini tentunya menjadi penilaian tersendiri bagi Tim Penilai. Jadi tidak perlu nomor satu, tiga besar jadilah,’’harap Sekda.

Unsur Tim Pencegahan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Provinsi Jambi yang turun pada verifikasi lapangan itu, Raden Najmi (Kepala Dinas P3AP2 Provinsi Jambi) selaku Sekretaris TP3S Provinsi Jambi.

Baca Juga : Percobaan Perampokan di BRI-Link Tebo Digagalkan Polisi, Pelaku Ditangkap di Depan Mako Polres

Hadir juga Patut Riyatno (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi) selaku Koordinator TPPPS Provinsi Jambi). Dari Merangin hadir, Plt Kadis PPKB Suherman, Kadis PMD Andrei, Plt Kepala Bappeda Zainal Abidin, Kadis Perkim Dedi Candra.

Tampak juga Kadis Kominfo M Arief, Plt Kadis Sosial Isnaini, Kadis Nakbud Hendri, Plt Kadis Dikbud Hennizor, Sekdinkes Mas’ud, Camat Pamenang Abdullah Alamude, Kades Plakar Jaya Ayeb dan pejabat lainnya.

Berita Terkait

Halal Bihalal Dengan Pemkab Batanghari,Wagub Sani Igakatan OPD Jadi Pelayan Masyarakat
Banyak Isu Negatif yang Dikembangkan untuk Jatuhkan Fikar-Yos, Ardinal Salim: Nomor 2 Harga Mati
Forkopimda Tanjab Barat 2025, Bupati Anwar Sadat Tekankan Stabilitas Keamanan
Heboh di Media Sosial, Oknum Pejabat Sungai Penuh Disebut Pelakor Betul Ini Orangnya?

Berita Terkait

Selasa, 4 Mei 2021 - 02:53 WIB

KNPI Sungaipenuh Bakal Gelar Musda Bersama

Sabtu, 24 Juli 2021 - 07:10 WIB

Pemdes Ulu Air Semprotkan Disinfektan Ke Pemukiman Warga

Senin, 20 Mei 2024 - 11:11 WIB

Sekda Kerinci Zainal Efendi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Kesadaran Nasional

Selasa, 11 November 2025 - 13:54 WIB

Pemkab Merangin Umumkan Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Berita Terbaru